Menu Tutup

Maulid Nabi Muhammad Saw.

Terlahir suci penuh bahagia. Ketika anak terjaga. Ketika remaja semakin terpelihara. Ketika dewasa terpercaya. Ketika di utus jadi khotimul anbiya. Itulah Muhammad saw. al-Mustofa.

Bukan sekadar peringatan kelahiran yang harus di jaga.Tapi bagaimana teladannya jadi inspirasi seluruh umat manusia. Dari mulai teladan pribadi, keluarga, masyarakat, sampai Negara. Beliau saw. bukan sekadar Rasul semata. Beliau saw. juga seorang hakim, seorang panglima perang, dan sebagai kepala Negara.

Jika baru meneladani akhlak semata, atau kehidupan rumah tangga, tapi menafikan teladan sebagai kepala negara. Termasuk sistem yang harus dicontoh pula. Berarti cinta kita kepada Muhammad saw. al-Mustofa belumlah sempurna.

Padahal Beliau saw. sendiri bersabda, dan menyampaikan wahyuNya kepada seluruh umat manusia. Bukan hanya menyampaikan urusan ibadah, akhlak atau urusan keluarga semata.Tapi mencakup seluruh aspek kehidupan yang harus selalu terjaga, dengan menerapkan sistem Islam dalam seluruh urusan manusia, termasuk mengatur negara. Itulah hakekat peringatan kelahiran Rasul saw. al-Mustofa.