Wahai diri, janganlah engkau banyak berharap pada manusia dalam segala urusan qadha! Jika itu kau lakukan, niscaya engkau akan menerima banyak kekecewaan dan hidupmu selalu berada dalam kesempitan. berharaplah hanya kepada Allah! Karena Allah-lah tempat kembali segala urusan.
Wahai diri, janganlah engkau banyak memberi harapan pada manusia! Jika engkau sendiri belum memiliki kesadaran iman yang utuh, engkau belum memiliki kesungguhan yang tulus untuk benar-benar ingin membantu orang lain, dan engkau belum meluruskan niatmu hanya semata berharap ridho Allah.
Sebab, jika engkau sering memberi harapan palsu pada sesama, niscaya engkau akan kehilangan kepercayaan dari manusia, dan engkau akan selalu hidup berada dalam kepura-puraan.
Wahai diri, belajarlah engkau untuk sabar terhadap segala ketentuan Allah dengan selalu tunduk pada syariat-Nya, dan selalu menjalankan kausalitas penuh dengan kesungguhan!
Wahai diri, belajarlah engkau selalu membantu pada sesama hanya semata berharap ridho dan pahala-Nya untuk bekal akhirat!
Jika itu engkau lakukan, engkau akan sadar bahwa peduli pada sesama berdasarkan keimanan dan keikhlasan, akan selalu mendorong dirimu untuk berusaha seoptimal mungkin membantu pada sesama, tanpa lagi ada kepura-puraan atau selalu mengaku peduli tapi tidak pernah mau membuktikan dalam perbuatan.
Wahai diri, yakinkan selalu pada diri sendiri, bahwa engkau akan selalu menjadi orang yang bersabar dan terus belajar sabar, dan engkau akan selalu menjadi orang yang selalu bermanfaat untuk orang lain, dan terus belajar menjadi orang yang selalu peduli dan peka pada orang-orang yang membutuhkan pertolonganmu! Wallaahu a’lam