Sebanyak apapun segala kenikmatan dunia dikumpulkan, tetap saja ujung-ujungnya kenikmatan dunia itu hanya nikmat saat orang lain melihatnya.
Punya mobil mewah, rumah mewah, uang yang berlimpah, atau punya pasangan yang tampan atau cantik, kebanyakan orang mempersembahkannya untuk orang lain supaya melihatnya, sehingga yang bersangkutan merasa bangga dan terhormat dengan nikmat dunia yang dimilikinya.
Jika itu yang dikejar oleh kebanyakan orang, tanpa diikat oleh iman yang benar dan kebenaran Islam, sungguh betapa ruginya menghabiskan hidup hanya untuk menumpuk-numpuk harta, gelar, jabatan, atau mengejar cinta yang dipenuhi cangkang, yang ujung-ujungnya hanya untuk memperlihatkan pada orang lain bahwa dirinya kaya, dirinya, terhormat, dirinya punya kekuasaan, dan dirinya punya pasangan yang menawan. Wallaahu a’lam