Menu Tutup

SAJAK LUKA PARA PENCARI CINTA

Dengan setetes kata-kata untuk mendapatkan selautan makna, harus selalu aku temukan bahagia di balik air mata dan luka. Luka yang terus menganga menghiasi nasib para pembela umat dan agama, yang hanya menghamba pada Sang Maha Kuasa, tanpa embel-embel berharap nikmat dunia. Kecuali apa yang hanya diterima, yang telah Allah tetapkan pada seluruh umat manusia.

Jadi, tak mesti ada duka lara, ketika duka dunia yang selalu menemani dan menyapa, di sela-sela menelusuri dan meneladani jejak para Nabi dan syuhada.

Semoga Allah tetapkan di dada, bahwa hanya dakwah yang jadi pilihan hidup pertama dan utama. Selainnya, biarkan semua ada, tanpa mesti dikejar penuh jiwa terjaga. Sebab semua akan sirna ketika akhirat yang jadi tujuan bahagia.

Semoga Allah senantiasa menjaga niat, ucap, dan tingkah hanya ada, ketika firman-Nya yang selalu jadi pemapah akal, naluri dan raga.