Masih saja rasa
Mengelus-elus cinta
Dengan sikap manja
Sepenuh jiwa
Padahal semua
Hanya berlabuh pada
Harta, tahta, dan rupa
Akankah tetap percaya
Semua cinta
Pada yang kasat mata
Memberi hakekat bahagia?
Tidak!
Tidak akan pernah ada bahagia
Jika bukan berlabuh pada
Sang Maha pemilik bahagia
Yang ada hanya dusta
Dibungkus asa
Katanya jika mendapatkan orang yang di cinta
Akan terasa dunia
Hanya milik berdua
Padahal esok lusa
Bicaranya tentang cerita duka
Katanya jika mendapatkan harta
Mampu mengusir hidup sengsara
Padahal nyatanya
Banyak manusia kaya
Hidupnya semakin merasa
Masih miskin dan sengsara
Katanya jika mendapatkan tahta
Dengan mudah dapatkan puja,
hormat dan mulia
Di hadapan sesama
Padahal nyatanya
Tak jarang banyak yang terluka
Karena angkuhnya para pemuja tahta
Itulah ketika cinta
Pada harta, tahta, dan rupa
Tak diikat iman, takwa, dan hukum syara
Hingga tak ada hakekat bahagia
Ujungnya di dunia tetap merana
Di akhirat sengsara dan dapat siksa