Ada rindu bergelora
Tapi tak juga disapa
Angin yang beri kesejukan
Hujan yang beri pertumbuhan
Matahari yang beri kehangatan
Rindu ini gerah
Rindu ini kering kerontang
Rindu ini menggigil
Akhirnya rindupun mati rasa
Akhirnya rindupun mati pikir
Akhirnya rindupun mati saat hidup
Kau yang sebabkan rindu ini tak mekar
Kau yang sebabkan rindu ini berduka
Kau yang sebabkan rindu ini mengemis tanpa kata
Kau yang sebabkan rindu ini telanjang bulat dalam kegelapan
terhijab dalam terang
Rindu ini semakin tak berarah
ketika sembunyi dalam terang
dan menampakkan diri dalam gelap
Rindu ini bergelora
Tapi tak pernah ada yang menyapa
Semua sunyi
Semua sepi
Semua berdiam diri
Semua sibuk memikirkan diri sendiri
Semua melupakan tujuan hakiki
Oh rinduku pada peradaban agung
Rinduku pada sistem berbasis wahyu
Rinduku pada imam yang bertakwa
Rinduku pada rakyat yang bertakwa
Aku rindu semua
Yang hari ini semua lupakan
Aku rindu pada syariatMu
Aku rindu pada janjiMu
JanjiMu tegakkan khilafah ala minhaji nubuwwah
Aku rindu akan cintaMu
CintaMu pada hamba-hambaMu
Yang mencintai jalan hidup hanya menujuMu