Jika kau bosan bicara cinta, tengoklah hatimu sejenak. Barangkali ada kabut hitam yang tutupi kesadaran akalmu untuk tetap gairah mengamati para pemuja cinta yang enggan menembus di balik yang kasat mata.
Mungkin akalmu kau jatuhkan pada rasa hingga ketika kau tidur nyenyak di atas sofa dunia, kau lupa, kemarin kita pernah baca satu hurup suci, bahwa kita ada bukan untuk dia, tapi hanya untuk Dia.