Menu Tutup

Belajar Kembali Mengeja Cinta

Mencintai itu mensucikan hati dari segala kotoran jiwa untuk memberi kasih sayang yg murni dan suci. Dicintai itu menysukuri pemberian dengan tulus sekaligus membalasnya dg lebih baik dari yg memberi. Itulah salah satu makna mencintai dan dicintai antar sesama manusia yg berjalan karena taufik Allah SWT.

Bagaiamana ketika yg mencintai itu adalah Allah dan yg dicintai itu hambaNya? Sungguh akan semakin sempurna saat mencintai sesama manusia.

Ketika Sang Maha Cinta telah mencintai hambaNya, tak ada lagi kenikmatan dan kebahagiaan tertinggi yg dimiliki seorang hamba saat Allah mencintainya. Si hamba tidak akan lagi menemukan derita cinta dalam menjalani hidupnya, sebab ia telah mendapati Sang Maha Cinta pemilik segala sesuatu.

Hatinya akan selalu dihiasi oleh rahmat, ampunan dan ridhoNya. Ucapnya hanya mengeluarkan kebenaran dan janjiNya. Tingkahnya hanya akan menampakkan kasih sayang yg tulus pada sesama karenaNya semata.

Tak ada rasa takut, tak ada rasa sedih dengan segala urusan dan persoalan dunia. Hidupnya hanya tertuju untuk selalu bersua dan merindukanNya. Ditambah, jiwanya hanya tertuju pada hari yg dijanjikan, “Salaamun Qaulan mirrobbirrohiim”. Wallahu a’lam