Menuntut ilmu bukan untuk menumpuk-numpuk informasi, mencari sesuap nasi, apalagi untuk menyombongkan diri.
Ilmu yang dicari dan didapat itu seharusnya mampu mengubah diri semakin bertambah takut kepada Allah dan semakin banyak memberi manfaat kepada orang banyak.
Tidaklah mungkin kita akan menjadi orang yang sabar, jika tidak membiasakan diri untuk selalu menempuh berbagai kesulitan.
Tidak mungkin kita akan menjadi orang yang bijak, jika tidak membiasakan untuk melatih diri menyukai segala hal yang Allah sukai, dan membenci segala hal yang Allah benci.
Dan tidaklah mungkin kita akan mampu menyatukan kesabaran dan kebijaksanaan menjadi bagian dari diri dan bagian dari hidup, jika tidak bersungguh-sungguh menuntut ilmu yang mampu mengantarkan diri pada kondisi yang selalu takut kepada Allah dan selalu memberi manfaat kepada orang banyak. Wallahu a’lam