Menu Tutup

Penyeru Kebenaran yang Angkuh

Janganlah terburu-buru menyalahkan realitas saat kebenaran yang kita sampaikan ditolak.

Kita salahkan kenyataan, tapi lupa muhasabah, lupa belajar bijak, lupa memahami realitas secara objektif, dan lupa hadirkan iman dan cinta saat kebenaran belum disampaikan, ketika kebenaran disampaikan, dan waktu kebenaran telah disampaikan.

Kebenaran tetaplah kebenaran. Namun sayang kita sering lupa, kita hanya fokus agar luar diri menerima kebenaran, tapi tidak pernah mau belajar bahwa Allah yang memberi hidayah.

Kita hanya diwajibkan menyampaikan kebenaran dengan hikmah, mauidhoh hasanah, dan berdebat secara ahsan, serta tidak berhenti belajar hadirkan iman dan kasih sayang agar orang yang menerima kebenaran tidak sakit hati dan memusuhi kebenaran gara-gara kita sering menampakkan keangkuhan saat menyampaikan kebenaran. Wallahu a’lam