Maafkan aku yang jarang ada di sisimu
Kau pun tahu kita sedang menanam kebahagiaan di ujung waktu
Bila saja waktu kan tiba
Mendermakan makna keringat
Dan perih luka
Karena di tinggal pergi dunia
In syaa Allah semua kan berganti
Jadi tawa yang tak ada suara
Jadi tangis yang bermakna bahagia
Semuanya kan jadi nyata
Jika kita sama-sama ikhlas saling melepas raga
Karena panggilan dakwah yang mulia
Saat ini aku hanya bisa
Titipkan cintaku di ujung daun berembun
Yang berkilau terkena sentuhan mentari
Seperti itulah cinta yang baru aku miliki
Meski setetes,
Tiap manusia yang memiliki mata
Akan mengangguk tanda setuju
Tentang indahnya kilauan embun
Yang dikecup mentari
Di pagi sejuk yang cerah berseri
Semoga cinta kita semakin utuh kukuh
Bergemuruh tanpa pernah lelah dan luluh
Karena kita selalu menjaganya dengan doa tulus
Setiap kali keringat dakwah bercucuran
Yang hanya berharap pahala dan ridho-Nya
Semoga Allah menyatukan cinta ini
Sampai kaki kita melangkah menuju surga-Nya
Aamiin