Menu Tutup

Kau Tak Tahu

Kau tak tahu
Puisiku sekarat dalam tawa
Nafas cintanya terengah-engah
Menahan sesak kebohongan
Yang disumpal pada mulut manis berbisa
Agar kelak saat masuk tenggorokkan
Jadi racun mematikan nurani

Kau tak tahu
Puisiku mati suri
Rindunya tertidur pulas
Di atas sofa keinginan
Yang berujung sesal
Berbelit tali keputusasaan
Karena terlalu lama memanjakan rasa
Bersiul tanpa nada
Berdendang tanpa raga

Kau tak tahu
Puisiku sebentar lagi mati
Jika makna tak juga hidup
Di mulut
Di hati
Di kesadaran
Di dalam laku
Yang tak laku
Karena langkah dipasung dendam dan benci

Kau tak tahu
Puisiku hari ini telah dimakamkan
Bait-bait doa tak lagi tertulis
Hanya nisan keyakinan
Yang abadi dalam tangis