Biarlah aku sembunyikan derita ini
dalam setiap kepulan asap rokok
agar bisa terbang tinggi ke angkasa kesabaran.
Biarlah aku sembunyikan perih ini
dalam halqah yang selalu memberikan kesejukan pada hati
dan kepuasan pada akal
sehingga musnahlah segala perih dunia
Biarlah aku sembunyikan pedih ini
dalam kontak dakwah yang selalu memberikan kebahagiaan
karena telah menyampaikan dan mengajak manusia pada Islam
sebagai agama dan ideologi,
sehingga menjadikanku lapar, haus, panas, dan dingin
karena tak memiliki naungan nikmat dunia
yang hilang sudah ditelan keyakinan imanku.
Biarlah semua kenikmatan dunia yang tak bisa aku cicipi, aku sembunyikan dalam yakin yang teguh, bahwa nikmatku hanya ada ketika niat, ucap, tingkah laku, dan kesadaran hidupku hanya fokus menuju satu keyakinan:
Aku hidup mulia karena selalu menjadi bagian dari barisan dakwah yang hanya menjadikan ridho-Nya sebagai satu-satunya tumpuan harap dakwah dan hidupku, dan aku hanya mati ketika umat dan agama yang menjadi perjuangan hidupku, bukan harta, tahta, ataupun rupa. Aamiin ya robbal a’lamiin.